Ada Asap di atas Air

Ada Asap di atas Air

Share

Smoke on the Water dari kelompok musik Deep Purple menjadi salah satu lagu rock legendaris dan masuk dalam daftar 500 Greatest Songs of All Time versi majalah “Rolling Stones”.

Lagu ini juga berada di posisi keempat sebagai Greatest Guitar Riffs Ever yang digagas majalah “Total Guitar”.

Sementara itu, “Q Magazine” menempatkannya sebagai salah satu dari 100 Greatest Guitar Tracks.

Dari mana ilham lagu ini muncul dan kenapa sampai diberi judul Smoke on the Water?

Alkisah, akhir tahun 1971, para personel Deep Purple sedang berada di Montreux, Swiss. Mereka datang ke sana untuk keperluan rekaman album mereka, Machine Head.

Di sela-sela proses rekaman, mereka menyempatkan menonton konser Frank Zappa, yang dilangsungkan di sebuah kasino.

Di tengah konser, tiba-tiba salah seorang penonton menembakkan pistor suar ke atas. Dua kali letusan terdengar. Tak lama , api menyala, membakar atap gedung konser.

Penonton heboh. Konser Frank Zappa dihentikan. Semua peralatan musik Frank Zappa hangus dilalap si jago merah.

Para personel Deep Purple menyelamatkan diri ke sebuah restoran terdekat.

Begitu api berhasil dipadamkan, mereka melihat kepulan asap menyelimuti Danau Jenewa.

Peristiwa itu rupanya mengilhami Roger Glover, pemain bas Deep Purple, memunculkan judul Smoke on the Water. Adapun lirik lagunya sendiri ditulis oleh Ian Gillan, vokalis Deep Purple.

Gara-gara kebakaran tersebut, Deep Purple akhirnya direlokasi ke Grand Hotel Montreux.

Proses rekaman album Machine Head sendiri dilakukan dengan menyewa studio bergerak milik The Rolling Stones.

Saat itu, para personel Deep Purple tak pernah menyangka Smoke on the Water akan menjadi hit dan sekaligus menjadi salah satu lagu rock legendaris.(LIG)*

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *