Bagaimana Kopi Punya Varian Rasa Wine dan Cherry?

Bagaimana Kopi Punya Varian Rasa Wine dan Cherry?

Share

Merasakan Kopi Gununghalu, akan ada sensasi yang berbeda. Rasa cherry dan rasa wine, menjadi dua varian yang sangat terkenal dari Kopi Gununghalu. Setiap ke café yang ada di Bandung, dua varian ini senantiasa jadi teman nongkrong.

Eh.. tapi gimana ya, cara munculin rasa cherry dan rasa wine pada kopi? Persepsi awam, pasti ditambah dengan perasa. Ada juga persepsi bahwa kopi varian tanamannya ada yang rasa cherry atau wine. Maaf, persepsi itu ternyata salah semua.

Ditemui di Gununghalu, kabupaten Bandung Barat, Kepala Desa Gununghalu, Isep Heriatna menjelaskan pada Tepas.id, bahwa dalam proses pemunculan rasa itu tergantung dari lama pengeringannya.

Ia menjelaskan, untuk memunculkan rasa cherry atau wine, maka waktunya dibedakan. Dengan beda waktu maka proses kimiawi alami pembentuk rasa, akan berbeda pula. Begitu pula untuk pembuatan kopi honey. Yang membedakan, untuk pembuatan kopi honey, kulit dikupas pada saat kering. Tidak saat basah.

Isep menyebut, dua produksi besar  dari kopi-kopi tersebut dihasilkan dari Pabrik Tangsi Jaya dan Paratag. Ia juga menyebut BumDes juga sebenarnya ikut memproduksi kopi, hanya saja belum sebesar dua Pabrik tersebut.

Camat Gununghalu, Hari Mustika ke depan ingin sekali mempersatukan para produsen kopi untuk bisa membuat stand atau tempat khusus, yang mengakomodir  wisatawan yang akan mencari Kopi Gununghalu langsung di tempatnya.

Hanya saja, Isep menimpali, semua itu harus didukung dengan aksesibilitas menuju Gununghalu, selain infastruktur yang bisa memungkinkan menarik wisatawan menuju ke Gununghalu. (MIM)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *