Daun Embun, Gulma dengan Kandungan Antioksidan yang Membantu Mencegah Kanker

Daun Embun, Gulma dengan Kandungan Antioksidan yang Membantu Mencegah Kanker

Share

Pilea microphylla adalah kelompok tanaman gulma yang tumbuh dibebatuan. Tidak heran orang-orang Eropa atauAamerika menyebutnya sebagai rockweed. Di Indonesia dikenal dengan rumput ketumpangan atau akar nasi. Ada juga yang menyebut daun embun. Di hutan biasanya tanaman ini akan tumbuh di batu yang lembab, umumnya tumbuh bersamaan atau berdampingan dengan lumut.

Daun tumbuhan ini akan nampak mengkilap saat terkan sinar matahari, karena permukaan daunnya terdapat lapisan lilin. Batang dan daunnya yang banyak kandungan air membuat tumbuhan ini tampak segar.

Tumbuhan ini sebenarnya bila dirawat dengan rapi akan nampak indah dan artistic saat menutupi pagar batu, hanya saja bila kelembaban batu berkurang atau jadi kering, tanaman ini akan mati, jadi kering kecoklatan dan sangat rapuh, sehingga ketika tersapu angin akan berceceran.

Mengutip dari peneliti asal Universitas Diponegoro,  Agustina Tri Hapsari dan kawan-kawan, daun rockweed memiliki kandungan antibakteri, antimikroba dan antioksidan, karena di dalamnya terdapat senyawa fenolik dan flavonoid cukup tinggi.

Para ahli pengobatan herbal, mengenalnya sebagi obat ginjal, obat kulit dan juga wasir. Peramu Herbal asal Boyolali, Suryo, menuturkan, daun embun atau rockweed cukup dikonsumsi sehari sekali dengan merebus daun dan batangnya sebanyak sejumput. Setelah dibersihkan, direbus dengan air 300 ml dan sisakan jadi satu gelas untuk diminum.

“Ada yang saya bantu, minum daun embun ini 3 mingguan secara rutin, ternyata wasirnya jadi kering dan sembuh, kang,” kata Suryo ditemui di Cimahi beberapa waktu lalu.

Ia juga menjelaskan mereka yang sakit ginjal terbantu dengan rebusan daun rockweed ini. Para kliennya mengaku cukup nyaman dengan rebusan daun ini.

Dari literatur farmasi diketahui pula senyawa flavonoid yang ada pada rockweed adalah antioksidan yang berfungsi memperbaiki sel yang rusak akibat radikal bebas, sehingga bisa membantu mencegah kanker, stroke, kelebihan kolesterol jahat, mencegah hipertensi dan alzheimer serta Parkinson. Senyawa fenolik yang ada pada daun embun ini memiliki fungsi yang relative sama dengan senyawa flavonoid. (FTS/MIM)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.