data macau toto macau
slot mania
https://mpo-slot.pa-ruteng.go.id/
https://anti-rungkad.pa-ruteng.go.id/
rtp slot
slot88
slot ovo
slot zeus
togel kamboja
slot jepang
slot gopay
slot bonus
dewa slot
akun pro thailand
akun pro kamboja/
mpo slot
Hewan Lima Gigi dari Zaman Dinosaurus Ditemukan Peneliti di Chili

Hewan Lima Gigi dari Zaman Dinosaurus Ditemukan Peneliti di Chili

Share

Fosil mamalia mirip sigung (Mephitidae) yang hidup pada zaman dinosaurus telah ditemukan di Patagonia Chili, baru-baru ini. Ini menambah bukti lebih lanjut bahwa mamalia menjelajahi bagian Amerika Selatan itu jauh lebih awal daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Bagian dari tulang rahang fosil hewan dengan lima gigi terpasang itu ditemukan di dekat taman nasional Torres del Paine.

Diberi nama Orretherium tzen, yang berarti ‘binatang lima gigi’, dalam campuran bahasa Yunani dan bahasa lokal, hewan tersebut diperkirakan hidup antara 72 dan 74 juta tahun yang lalu selama periode Kapur Atas, pada akhir era Mesozoikum, dan merupakan hewan herbivora.

Menurut tim peneliti, sebelum penemuan tersebut, dan penemuan gigi Magallanodon baikashkenke (makhluk mirip hewan pengerat), di daerah yang sama tahun lalu, hanya mamalia yang hidup antara 38 dan 46 juta tahun yang lalu telah ditemukan di ujung paling selatan Amerika.

“Penemuan ini sangat penting untuk menjawab teka-teki evolusi Gondwanatheria, sekelompok mamalia awal yang telah lama punah yang hidup berdampingan dengan dinosaurus,” kata Sergio Soto, ahli paleontologi dari Universitas Chili, seperti dikutip kantor berita Reuters.

Ia menambahkan bahwa penemuan itu dan penemuan lain yang dipublikasikan di masa depan akan mengungkap adanya potensi yang sangat besar dalam hal paleontologi di ujung selatan Chili.

“Kami menemukan hal-hal yang tidak kami duga dan yang akan membantu kami menjawab banyak pertanyaan yang kami miliki sejak lama tentang dinosaurus, mamalia, dan kelompok hewan lain,” jelasnya.

Penemuan tersebut telah dipublikasikan dalam jurnal Scientific Reports oleh para peneliti dari Universitas Chili, yang bekerja sama dengan peneliti dari museum Sejarah Alam Argentina dan La Plata serta Institut Antartika Chili.

Menurut para ilmuwan, Orretherium tzen hidup berdampingan dengan Magallanodon baikashkenke, yang dianggap sebagai sebuah langkah evolusi antara platipus atau marsupial, dan dinosaurus seperti titanosaurus berleher panjang.(RTR/LIG)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *