KPAI : Vaksin Anak Belum 70%, Gelar PTM 5 Hari Dengan Kapasitas 100% Beresiko

KPAI : Vaksin Anak Belum 70%, Gelar PTM 5 Hari Dengan Kapasitas 100% Beresiko

Share

Komisi Perlindungan Anak Indonesia, KPAI,  mendorong KemendikbudRistek, Kementerian Agama dan Dinas-dinas pendidikan di seluruh Indonesia untuk mempertimbangkan kembali menggelar PTM 100 persen, dengan kapasitas siswa di kelas 100 persen, dan masuk sekolah 100 persen atau 5 hari sekolah  dengan 6 jam pelajaran per hari.

Pertimbangan tersebut direkomendasikan KPAI melihat pada peningkatan kasus Omicron di Indonesia, selepas masyarkat usai liburan natal dan tahun baru.  Hal tersebut disampaikan Komisioner KPAI Retno Listyarti dalam rilisnya Rabu, (05/01). “Setidaknya tunggulah minimal sampai 14 hari usai liburan akhir tahun,” demikian diungkapkan Retno.

Melihat perkembangan merebaknya Omicron, KPAI juga mendorong Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk melakukan percepatan dan pemerataan vaksinasi anak usia 6 -11 tahun di seluruh Indonesia, minimal mencapai 70%.

“Vaksinasi anak usia 12-17 tahun saja yang sudah mulai Juli 2021 belum mencapai 70%, apalagi vaksinasi usia 6-11 tahun, Oleh karena itu, Pemerintah perlu kerja keras melakukan  percepatan dan pemerataan vaksinasi nya,” tambah Retno.

Melihat perkembangan vaksin anak usia 12 sampai 17 yang belum mencapai 70% itulah, agar dipastikan benar-benar aman, oleh karenanya KPAI meminta Dinas-dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama di seluruh Indonesia untuk menunda PTM bagi siswa TK dan SD sebelum peserta didiknya diberikan vaksinasi lengkap 2 dosis. “Hal ini demi menjamin pemenuhan hak hidup dan hak sehat bagi anak-anak Indonesia saat PTM digelar,” pungkas Retno.  (Ril/KPAI/RTN/MIM)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *