Pecairan Dana Terlambat, Revitalisasi Situ Ciburuy Terhambat

Pecairan Dana Terlambat, Revitalisasi Situ Ciburuy Terhambat

Share

Seperti diberitakan sebelumnya, Situ Ciburuy sejak pertengahan tahun ini, mulai memasuki revitalisasi tahap ke dua. Namun, saat Komisi IV DPRD Jabar meninjau projek tersbut pada 17 September lalu, diketahui bahwa revitalisasi terlambat pengerjaanya imbas proses lelang.

Kamis kemarin (11/11) Komisi III DPRD Jabar juga meninjau pelaksanaan revitalisasi tersebut. Di lokasi anggota Komisi III DPRD Jabar, kembali menemukan kendala dalam projek tersbut.  Kali ini revitalisasi Situ Ciburuy terkendala dengan bantuan keuangan yang belum turun dari Pemerintah Provinsi. Hal tersebut tentu sangat disayangkan, karena kini pembangunan sudah memasuki tahap pemasangan pondasi.

Keluahan soal keterlambatan pencairan dana pemabangunan disampaikan langsung pengelola Stu Ciburuy kepada Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Sugyanto Nangolah.

“Pembangunan Situ Ciburuy sedang berjalan dan kami lihat sudah masuk tahap pondasi dipinggiran situ, akan tetapi setelah kita dengar dari pihak pengelola, sangat disayangkan perihal bantuan keuangan yang diberikan,” kata Sugyanto.

Menurut Sugyanto, dana tersebut berasal dari fund yang seharusnya sudah dalam tahap pencairan kedua. Dana itu sendiri, dikelola oleh  Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jawa Barat. Sugyanto mengatakan pihaknya sudah berupaya keras mendorong Pemprov Jabar untuk segera mencairkan dana tersbut.

“Setelah kami tanyakan dana itu berasal dari mana, ternyata dana itu berasal dari dana fund dan setahu kami dan fund itu seharusnya sekarang sudah pencairan tahap kedua bukan tahap pertama lagi, nah di sini tahap pertama juga belum menerima, maka dari itu kami harapkan dari Biro Keuangan Daerah atau BPKAD, segera mencairkan dana tersebut, agar pengelolaan Situ Ciburuy bisa berjalan dengan baik,” tegasnya. (Ril/DPRD Jabar/MUR/MIM/Foto Dok.Humas DPRD Jabar)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *