data macau toto macau
slot mania
https://mpo-slot.pa-ruteng.go.id/
https://anti-rungkad.pa-ruteng.go.id/
rtp slot
slot88
slot ovo
slot zeus
togel kamboja
slot jepang
slot gopay
slot bonus
dewa slot
akun pro thailand
akun pro kamboja/
mpo slot
‘You and I’, Film tentang Para Simbah Tahanan Politik Sabet Penghargaan CPH:DOC di Copenhagen

‘You and I’, Film tentang Para Simbah Tahanan Politik Sabet Penghargaan CPH:DOC di Copenhagen

Share

Film “You and I” karya sutradara Fanny Chotimah menyabet penghargaan dalam kategori Next Wave Award, pada ajang Copenhagen International Documentary Festival, yang juga dikenal sebagai CPH:DOX.

Di ajang tersebut,”You and I” menjadi satu-satunya film dari Asia Tenggara yang lolos dan berhasil menjadi pemenang.

“You and I” yang diproduseri Tazia Teresa D ini bersaing dengan 12 film lainnya dari sejumlah negara, seperti Venezuela, Serbia, Prancis, Denmark, Belanda, Iran, dan Inggris.

“You and I” mengisahkan tentang Kaminah dan Kusdalini, dua sahabat yang dipertemukan di penjara. Kisah film ini akan menunjukkan bagaimana keduanya mengenang kehidupan pahit mereka sebagai mantan tahanan politik pada 1965, dan berusaha tak melupakan sejarah kelam yang pernah mereka lewati.

Para juri menilai Fanny sebagai sutradara film ini berhasil menjahit cerita dengan sangat baik dan mempunyai daya tarik bagi kedua tokoh protagonis dalam film ini, yakni Kaminah dan Kusdalini, dengan menelusuri detil kehidupan sehari-hari sembari merefleksikan tahun-tahun yang mereka habiskan di penjara, karena keterlibatan mereka dalam paduan suara pemuda.

“Melalui film ini, kami berupaya mencatat memori-memori para penyintas, serta bertujuan meningkatkan kepedulian untuk para Simbah penyintas ’65. Kami mengajak anak muda Indonesia menonton dan mendiskusikan film “You and I” sebagai salah satu usaha dialog antargenerasi tentang sejarah kelam bangsa yang terlupakan,” kata Tazia Teresa D, seperti dikutip kantor berita nasional Antara.

Sementara itu, Fanny Chotimah mengatakan bahwa ini merupakan sebuah kehormatan untuk terpilih sekaligus memenangi penghargaan. Menurut fanny, film ini penting untuk juga bisa diapresiasi di dalam negeri.

Penghargaan dari CPH:DOX semakin melengkapi penghargaan lainnya yang telah disabet “You and I”. Sebelumnya, film ini telah meraih penghargaan sebagai film dokumenter panjang terbaik Festival Film Indonesia 2020, penghargaan internasional di Asian Perspective Award pada 12th DMZ International Documentary Film Festival dan terpilih pula menjadi Official Selection di Asian Vision Singapore International Film Festival 2020.

Sejak 9 April lalu, “You and I” sudah bisa ditonton oleh khalayak lewat aplikasi Bioskop Online.(ANT/WAK)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *